"Are you okay?'
Sayang, soalan seperti ini umpama meletakkan selimut tebal di tubuh-ku dan kemudian hanya kita, kopi panas dan seluruh ruang tamu hanya untuk kita. Tanpa sebarang kata-kata yang terbit, hanya nafas; sudah cukup untuk aku membiarkan kau membawa aku jauh ke dalam, jatuh ke dalam mata coklat-mu, seluas apa yang Tuhan pernah ciptakan. Di belakang-ku, perang semakin menjauh, suara-suara menghilang. Dan ini yang aku mahukan?
Dan, boleh jadi sebaliknya; dihujung soalan ini; loaded gun, menanti ledakan, sebelum peluru menembusi dari bawah tengkuk ke ubun kepala, di antaranya adalah rentetan hal-hal Hidup yang belum sempat jadi soalan, yang kita panggil core memories muncul di depan mata, terlalu banyak perkara, terlalu sikit masa yang ada; di mana talian hayat yang masih ada untuk regrets dan rindu?
Perang di dalam dada yang merobek-robek button reset, tiap kali dan tak pernah terlepas, air shower pertama yang tumpah; aku lahir semula.
Dan ini untuk pagi tadi.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan